Old school Swatch Watches
facebookPencarian
Beranda . Profil . photo . pesan (1)
pemberitahuan . teman . obrolan (1)
suly balkadaba ingin menjadi teman anda Konfirmasi

sudahkah anda bersyukur?


kiriman untuk:ALLAH DAN RASUL
ORANG YANG MUNGKIN ANDA
KENAL DAN PASTI TERKENAL
suly
terus belajar dan berbenah
untuk menjadi pribadi yang
berdaya guna

apakah anda pria yang tulus

Wanita tidak tertarik pada ketulusan! Bukankah selama ini Anda telah menunjukkan 'ketulusan' Anda setiap kali Anda mengejar seorang wanita? Anda dengan senang hati memberikan seluruh perhatian Anda untuknya, menelepon/SMS setiap saat, memberikannya hadiah, menjadi sopir pribadinya, traktir sana sini, mendengarkannya curhat, menyatakan perasaan tulus Anda, dan segala macam cara-cara Lossy lainnya. Dan hasilnya: bukannya menjadi tertarik, si wanita malah menolak Anda dan pergi menjauh karena merasa tidak nyaman dengan semua 'ketulusan' Anda tersebut.

teman saya pernah bercerita ia pernah habis-habisan untuk seorang wanita, membelikannya laptop, meminjaminya kartu kredit untuk dipakai dengan bebas oleh si wanita, bahkan memberi mobilnya sendiri sementara ia dengan rela naik motor ke mana-mana, dan hasilnya adalah hanya rasa sakit hati.

Jadi jika Anda masih berpikir untuk terus melakukan itu semua, karena di dalam kepala Anda masih terbersit pikiran bahwa MUNGKIN suatu saat si wanita akan menyadari ketulusan Anda, demi Tuhan, tampar pipi Anda sekarang juga!

Sudah?

Bagus! Sekarang silakan melanjutkan artikel ini. Coba bayangkan skenario ini: Bayangkan jika Anda adalah seorang pria idaman yang selalu dikejar-kejar wanita. Apakah Anda peduli jika wanita yang mengejar Anda menunjukkan ketertarikan dengan sangat amat genuine dan tulus, tapi berpenampilan buruk dan bertingkah tidak seperti layaknya seorang wanita?

Mana yang akan Anda pilih? Wanita berpenampilan menarik, berperilaku kewanitaan, namun terlihat agak arogan dan jual mahal, atau wanita yang tidak dapat merawat dirinya, tidak fashionable, namun menunjukkan ketertarikan dengan sangat tulus dan jujur?'

Atau tidak perlu berkhayal jauh- jauh, mari lihat kenyataan sehari-hari saja. Saya yakin saat ini pun ada beberapa wanita yang sedang berusaha mendekati Anda. Mereka menunjukkan ketertarikan dengan tulus, memberikan perhatian, membelikan hadiah untuk Anda, dan segala macam cara lainnya, namun Anda sama sekali tidak tertarik dengan mereka.

Sederhana saja: ketulusan sama sekali tidak memicu rasa ketertarikan atau suka. Ketulusan sama sekali tidak memiliki hubungan apa-apa dengan daya tarik.

Ketika Anda melihat seorang wanita yang cantik dan menarik di mall, apakah Anda langsung berpikir, "Apakah wanita ini tulus? Jika ya, maka saya akan menyukainya"? Tentu tidak! Dan hal yang sama pun terjadi pada wanita. Ketika seorang wanita bertemu dengan seorang pria, sama sekali tidak ada pikiran soal ketulusan dalam kepalanya. Karena memang bukan itu yang membuatnya tertarik.

Coba Anda bayangkan wanita- wanita yang telah menolak Anda selama ini, dan bayangkan apabila Nicholas Saputra mendekati mereka dengan sedikit arogan dan sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan. Apakah mereka akan menolaknya? Apakah mereka akan berkata, "Ah dia tidak tulus.. saya tidak tertarik dengan pria yang tidak tulus.." Tentu tidak!

Wanita tertarik pada pria yang memang menarik! Tidak ada hubungannya antara ketulusan dengan daya tarik seseorang.

Pikirkan itu baik-baik...

Terlihat arogan itu wajar-wajar saja jika Anda memang memiliki nilai-nilai yang tinggi. Anda tidak akan dengan sembarangan membuka diri Anda pada siapa saja, Anda hanya menunjukkan ketertarikan untuk orang yang layak mendapatkannya. Coba lihat boss Anda di kantor. Boss Anda tidak mungkin menunjukkan ketertarikan pada seorang staff biasa. Tapi justru itu yang membuat boss Anda terlihat berkharisma. Karena ia tahu kualitas dirinya.

Jika Anda adalah pria bernilai tinggi, Anda akan MEMILIH siapa yang layak untuk mendapatkan Anda. Istilahnya, jika Anda adalah seorang pangeran, tentu pasangan yang akan Anda pilih adalah seorang putri atau yang berasal dari keluarga bangsawan juga.

Ingat, prinsip dasar dari semua ini adalah Anda ingin menunjukkan bahwa Anda adalah pria yang berbeda dan menonjol. Anda bukan hanya sekedar face in the crowds, tapi Anda adalah pria unik dan berkualitas yang tidak dapat diperlakukan semena-mena oleh wanita. Yang hanya dicari ketika dibutuhkan dan dibuang saat sudah tidak dibutuhkan. Dan Anda tidak bisa mendapatkan kharisma tersebut dengan bersikap tulus, jujur dan apa adanya.

Jangan salah, saya tidak mengajarkan agar Anda bersikap manipulatif, menjadi pembohong dan penipu. Jelas tidak! Justru kami membenci pria-pria yang seperti itu.. Saya sedang mengajarkan bahwa yang Anda butuhkan untuk membuat wanita tertarik pada Anda bukanlah ketulusan, melainkan kepribadian yang memang menarik. Jadi daripada memusingkan soal ketulusan, lebih baik Anda memfokuskan seluruh usaha Anda untuk menjadi pria yang menarik di mata wanita. Karena apabila Anda memang pria yang tulus maka ketulusan itu tidak akan pernah hilang. Yang perlu Anda lakukan adalah membungkus ketulusan tersebut dengan lebih menarik.

Ketulusan itu perlu, karena sebagai pria glossy salah satu hal yang harus dimiliki adalah integritas. Namun pria glossy mengekspresikan ketulusan dengan cara yang smart dan membuat wanita penasaran. Bukan dengan cara-cara yang merendahkan diri sendiri dan membuang harga diri sebagai seorang pria.

sahabatmu:
suly balkadaba
Lihat Artikel Lain
MENU
  • halaman utama
  • terjemah al-Qur'an
  • artikel islami (miracle)
  • paradigma pria
  • paradigma wanita
  • paradigma romansa
  • facebook status via
  • primbon jodoh
  • bila suka wap ini silahkan
    like dan share ke facebook kamu
    Share
    Share
on Facebook | Share on Twitter

    beranda ·  photo ·  Pengaturan
    profil (suly balkadaba)
    Ada masalah? Coba sholat'lah